Menjadi pemimpin itu tidaklah semudah apa yang dibayangkan. Menyusun sebuah rencana, menggerakkan tim dan bekerja sama dengan orang-orang yang karakternya berbeda bukanlah hal yang sederhana.
Cela dan kritik yang pedas tidaklah patut menggoyahkan pemimpin sejati. Ia akan terus tumbuh dan maju untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya. Pemimpin adalah inisiator untuk mengadakan suatu perbaikan pada keadaan. Pemimpin yang berhasil adalah ia yang melakukan perubahan yang bermanfaat selama masa kepemimpinannya.
Memang, gaya kepemimpinan setiap orang berbeda-beda. Ada yang santai dan ada yang sedikit otoriter, semuanya memiliki kelemahan dan kelebihan. Gaya kepemimpinan setiap orang, layaknya watak bukanlah hal yang dapat dihilangkan namun hanya bisa diminimalisir. Yang cenderung santai belajarlah untuk sedikit tegas, yang cenderung otoriter belajarlah untuk agak tenang dan santai.
Terkadang orang lebih mudah untuk mengkritisi dan menyalahkan pemimpin tanpa ia peduli dengan usaha yang dilakukan pemimpin tersebut untuk melaksanakan program kerjanya dengan baik dan menyatukan anggota yang berbeda karakter dalam tujuan yang sama.
Mereka yang mencela pemimpin dengan pedas adalah mereka yang tidak pernah menjadi pemimpin atau mereka yang iri dengan pencapaian pemimpin tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar